Kamis, 28 Juli 2011

Renungan: Carilah dahulu Kerajaan Allah

Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. 

I Korintus 1:4 – 8 Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus. Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu. Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus. Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus
Ada banyak cara orang untuk mencari berkah / rejeki. Berkah dalam hal ini adalah karunia yang berasal dari “tuhan atau sesuatu yang dipercaya dapat memberi rejeki”, bisa berwujud fisik bisa juga berbentuk keberuntungan, kemenangan dan lain sebagainya. Di Pulau Jawa khususnya wilayah kraton Solo maupun Jogyakarta, ada tradisi masyarakat yang sampai saat ini di laksanakan dan dipercaya yaitu pada saat selesai mencuci barang-barang keramat seperti kereta maupun barang barang lainnya, air cucian itu banyak diperebutkan untuk digunakan masyarakat, katanya ada berkah, sehingga mereka berebut mendapatkan berkat.

Ada juga orang mencari berkat dengan cara bertapa di bawah pohon keramat, juga untuk mendapat berkat, apakah berkat rejeki yang melimpah bagi hidupnya maupun kehidupannya. Bagi orang kristen berkat yang terbesar adalah salib. Salib sangat berarti bagi orang kristen, yang melambangkan bahwa beban dosanya telah diambil alih oleh Tuhan Yesus, sehingga dengan salib kita telah mati bersama-sama dengan kristus dan juga telah dibangkitkan bersama-sama dengan Dia. Menjadi pertanyaan, apa yang harus dikerjakan selanjutnya, jika kita telah diperbaharui dan diselamatkan didalam Dia. Ayat yang menjadi bahan penerang kita saat ini adalah dari Matius 6:33, Carilah Kerajaan Allah dan Kebenarannya maka semuanya akan ditambahkan kepadamu.

Ada 2(dua) hal pokok yang perlu diperhatikan yaitu Mencari kerajaan Allah dan kebenaranNya terlebih dahulu dan semuanya akan ditambahkan kepadamu.
Barangkali kita semua akan bertanya-tanya dimanakah kita mencari kerajaan Allah, sehingga perlu di cari. Sebagai referensi, kita tidak perlu jau`h-jauh dalam hal mencari kerajaan Allah, kita tidak perlu ke tanah Palestina maupun Cina. Kita tidak perlu menuju ke gunung Kawi, atau dibawah gunung Merapi untuk mencari kerajaan Allah. Kita juga tidak perlu ke sekolah khusus untuk mencari kerajaan Allah seperti kelompok Shaolin di dataran Tiongkok. Yang perlu kita siapkan adalah menata waktu kita agar waktu-waktu kita bisa disediakan untuk Tuhan, untuk mencari dan menggali firman Tuhan melalui Alkitab. Mungkin banyak orang merasa remeh aktivitas ini, dan mengatakan berdoa saja cukup.

Bapak-bapak mungkin seringkali merasakan kenapa hidupnya selalu tidak mendapat berkah, langkah-langkahnya tidak selalu lurus. Ayat Alkitab yang kita baca bisa menjadi kekuatan, pertama-tama yang harus dikerjakan yaitu marilah kita mendalami Firman Tuhan pada awal kehidupan kita di kala kita membuka mata, Itulah yang dimaksud dengan mencari Kerajaan Allah dan Kebenarannya. Firman Tuhan yang kita baca tersebut juga mengingatkan kita untuk mengawali hidup dengan Tuhan dan kebenaran-Nya.

Barangkali merupakan kebiasaan kita semua bangun tidur tergesa-gesa, karena urusan dagang / urusan bisnis atau urusan dinas dan atau karena urusan olah raga, sehingga pada saat keluar rumah kita tergesa-gesa, sehingga lupa merenungkan firman Tuhan. Setelah sadar barulah dengan cara yang tergesa-gesa kita berdoa pagi. Firman Tuhan mengingatkan kita bukan hanya berdoa, melainkan ”Carilah Kerajaan Allah dan Kebenarannya”. Kelanjutan dari Ayat ini adalah maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu… ” Sungguh indah firman ini. Tuhan sangat mengingini kita mengenal Dia lebih baik lagi dengan membaca firman-Nya. Banyak orang dengan canyak cara mencari Tuhan, ada dengan cara bertapa, ketanah Palestina / Arab dan berilmu pada guru-guru yang memiliki kemampuan ilmu yang tinggi. Seorang Hamran Amri dan Yusuf Rony adalah seorang pencari Tuhan yang giat, akhirnya ketemu Tuhan dengan cara membaca Alkitab yang sebenarnya tujuan awal adalah mencari kelemahan Alkitab.

Saudara yang terkasih,
Dari penjelasan sebelumnya, melalui firman Tuhan kita telah disegarkan kembali yang mengingatkan untuk mengawali kehidupan, yaitu pada waktu bangun tidur, pertama-tama dengan menggali firman Tuhan melalui membaca dan merenungkan dan menggali isi Alkitab __Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah__ , Firman Tuhan tidak tertulis __Tetapi carilah kemudian Kerajaan Allah ___. Dan dari sini kita akan belajar bagaimana mencari kerajaan Allah yang tersembunyi tersebut.

Kita jangan memandang remeh membaca firman Tuhan karena yang dibaca itu-itu saja. Sebab melalui firman Tuhan yang di baca dari Alkitab, ROH KUDUS akan berbicara kepada kita tentang kerajaan Allah. Jangan dibayangkan bahwa suara Tuhan akan terdengar melalui pendengaran suara yang asing seperti yang dinyatakan orang, sebab dengan membaca firman Tuhan kita telah mempercayakan ROH KUDUS untuk menterjemahkan firman Tuhan itu kepada kita. Persoalannya maukah kita memulai / mengawali hidup dengan mendahului mencari Kerajaan Allah dengan membuka dan mendalami Alkitab, dan segalanya akan ditambahkan kepada kita sekalian, apakah itu rejeki, kesempatan dan lain sebagainya. Ini adalah janji Tuhan Yesus kepada kita semua jika kita bersedia membuka kehidupan kita bagi Dia.

Ada moto pada iklan berita di sebuah televisi swasta yang tertulis : ” Anda memberikan waktu, kami memberikan dunia”. Moto ini cukup bagus jika kita hanya ingin hidup terkungkung didalam lingkungan informasi. Artinya jika kita ingin memberikan waktu kita di depan layar televisi, kita akan menerima dunia. Moto ini mirip dengan godaan yang di tawarkan Iblis kepada Tuhan Yesus terdapat dalam Matius 4:9 ……dan berkatalah Iblis kepada Tuhan Yesus : “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”. Iblis menawarkan banyak hal sebagai jerat untuk kita saat ini. Mungkin saatnya kita merubah moto tersebut dengan : ”Anda memberikan waktu bagi Tuhan, maka Ia pun membuka jalan bagi kita ”

Amin.

"CORAM DEO"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar